🧵 SONGKET MELAYU SAMBAS
Songket Tampuk Manggis
Tampuk Manggis adalah salah satu motif songket Melayu Sambas yang dikaitkan dengan bentuk tampuk (kelopak) buah manggis. Dalam ETNOSTATS-AR, motif ini menjadi konteks pembelajaran statistika Level 5, yaitu peluang dan distribusi, memakai data nyata komposisi tenaga kerja tekstil di Kabupaten Sambas: berapa peluang seorang pekerja yang dipilih acak adalah perempuan?
📖 Tentang Motif
Tampuk Manggis termasuk motif flora pada kain tenun Sambas. Dalam tulisan populer, motif ini sering dikaitkan dengan harapan dan cita-cita (Jejak Sejarah, 2026). Penelitian ilmiah yang menjelaskan arti motif ini tidak ditemukan, sehingga makna tersebut sebaiknya dibaca sebagai tafsiran.
📍 Asal Daerah
Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Salah satu sentra tenunnya adalah Desa Sumber Harapan, tempat sekitar 280 penenun bekerja (Sari dkk.). Motif yang paling dicari di sana disebut Pucuk Rebung.
📊 Songket dan Etnostatistik
Di balik kain songket ada para pekerjanya. Data komposisi pekerja dapat dipakai untuk memahami peluang: bagaimana proporsi dalam populasi menjadi dasar menghitung kemungkinan suatu kejadian.
📚 Songket dan Peluang
Peluang suatu kejadian A adalah banyaknya hasil yang diinginkan dibagi banyaknya seluruh hasil yang mungkin: P(A) = n(A) / n(S).
🧵 Konteks Pembelajaran
Menurut data BPS 2021 yang dilaporkan Sari dkk., Kabupaten Sambas memiliki 573 pekerja industri tekstil: 513 perempuan dan 60 laki-laki, pada 490 unit usaha. Angka ini adalah data nyata. Perhatikan bahwa ini data pekerja tekstil secara umum, tidak khusus penenun Tampuk Manggis. Perhitungan peluang di bawahnya adalah latihan matematis berdasarkan proporsi tersebut, bukan hasil pengamatan.
✔ DATA DASAR: BPS 2021 (via Sari dkk.)📋 Pekerja Tekstil Kabupaten Sambas
Ruang sampel: 573 pekerja. Satu pekerja dipilih secara acak.
| Jenis Kelamin | Banyak Pekerja | Peluang P |
|---|---|---|
| Perempuan | 513 | 513/573 = 0,8953 |
| Laki-laki | 60 | 60/573 = 0,1047 |
| Total | 573 | 1,0000 |
Sumber: BPS 2021 sebagaimana dilaporkan Sari dkk. (tanpa tahun pada naskah). Jumlah ini mencakup pekerja industri tekstil, bukan hanya penenun songket.
🧮 Ringkasan Peluang
Jika sebuah kelompok 5 pekerja dipilih acak, banyak perempuan di dalamnya mengikuti distribusi binomial dengan n = 5 dan p = 0,8953.
📝 Langkah Perhitungan
- Peluang satu pekerja perempuan: p = 513 / 573 = 0,8953, sehingga q = 1 − p = 0,1047
- Distribusi binomial: P(X = k) = C(5,k) · p^k · q^(5−k)
- Contoh k = 4: C(5,4) = 5; P(X = 4) = 5 × 0,6425 × 0,1047 = 0,3364
- Contoh k = 5: P(X = 5) = p^5 = 0,5752
- Nilai harapan: E(X) = n · p = 5 × 0,8953 = 4,48
- Simpangan baku: σ = √(n·p·q) = √(5 × 0,8953 × 0,1047) = 0,68
Binomial mengandaikan pemilihan dengan pengembalian atau populasi yang sangat besar. Dengan 573 pekerja, pendekatannya sudah baik untuk kelompok kecil.
📊 Distribusi Peluang Banyak Perempuan
X adalah banyak perempuan dalam kelompok 5 pekerja yang dipilih acak.
| Banyak perempuan (k) | P(X = k) | Persentase |
|---|---|---|
| 0 | 0,0000 | 0,00% |
| 1 | 0,0005 | 0,05% |
| 2 | 0,0092 | 0,92% |
| 3 | 0,0787 | 7,87% |
| 4 | 0,3364 | 33,64% |
| 5 | 0,5752 | 57,52% |
| Total | 1,0000 | 100% |
📈 Diagram Distribusi Binomial
Garis putus-putus menandai nilai harapan. Distribusinya miring ke kanan karena perempuan jauh lebih banyak.
📚 Interpretasi Statistik
Analisis sederhana berdasarkan data BPS dan perhitungan peluang.
🧵 Hasil Interpretasi
Sekitar 89,5% pekerja tekstil di Sambas adalah perempuan, sehingga peluang seorang pekerja acak adalah perempuan sebesar 0,8953.
Dalam kelompok 5 pekerja, kejadian yang paling mungkin adalah 5 perempuan (peluang 57,5%), disusul 4 perempuan (33,6%). Peluang kelompok berisi minimal 4 perempuan mencapai 91,2%, sedangkan kelompok tanpa perempuan hampir mustahil (< 0,01%).
Rata-rata yang diharapkan adalah 4,48 perempuan per kelompok. Angka ini tidak harus berupa bilangan bulat karena merupakan rata-rata jangka panjang.
Data ini menunjukkan peran besar perempuan dalam industri tenun, tetapi tidak bisa dipakai untuk menyimpulkan apa pun tentang motif Tampuk Manggis itu sendiri.
🎓 Aktivitas Peserta Didik
- Hitung peluang dua pekerja yang dipilih berturut-turut sama-sama laki-laki, dengan pengembalian.
- Hitung P(X = 3) untuk kelompok 5 pekerja dan cocokkan dengan tabel.
- Ubah n menjadi 10. Apakah nilai harapan berubah secara proporsional?
- Mengapa data ini tidak cocok untuk menyimpulkan peluang suatu motif dipilih pembeli?
🔎 Fakta Lain dari Literatur
Angka lain tentang tenun Sambas dari Sari dkk., tidak dipakai dalam perhitungan peluang.
| Indikator | Nilai | Sumber |
|---|---|---|
| Penenun di Desa Sumber Harapan | 280 orang | Sari dkk. |
| Penduduk Desa Sumber Harapan (2020) | 2.898 jiwa | Sari dkk. |
| Produksi rata-rata satu penenun | sekitar 1 kain per bulan | Sari dkk. |
| Harga kain tenun | Rp1.500.000–Rp3.000.000 | Sari dkk. |
| Penjualan satu kelompok | 5–10 kain per bulan | Sari dkk. |
🧺 Koleksi Kerajinan Lainnya
Jelajahi kerajinan tradisional Kalimantan Barat lain yang sudah menjadi media pembelajaran statistika di ETNOSTATS-AR.
🧺 Bidai Dayak
Tikar anyaman rotan Dayak Bidayuh.
💎 Manik Dayak
Manik pada pakaian adat dan upacara.
🌿 Anyaman & Ikat Dayak
Motif tenun ikat Dayak Kapuas Hulu.
🧵 Alat Tenun Sambas
Alat tenun kayu Melayu Sambas.
🌊 Corak Insang Pontianak
Motif tenun insang ikan khas Pontianak.
⭐ Songket Tabur Bintang
Corak songket Melayu Sambas.
🔎 Sumber dan Catatan Data
📚 Rujukan
Sari, R. K., Fauziyah, N., Nuriza, R., & Puspa, E. (tanpa tahun). Strategi Peningkatan dan Pengembangan Keterampilan Produksi dan Pemasaran Pengrajin Tenun Sambas Kalimantan Barat. Pascasarjana FE Untan. pascasarjanafe.untan.ac.id
Jejak Sejarah. (2026, 23 Maret). Songket Sambas: sejarah dan ragam motif. kumparan (konten pengguna; merujuk buku Pengantar Tenun Songket Sambas karya Suhendra dkk.). kumparan.com
Catatan: (1) Angka 513 perempuan, 60 laki-laki, dan 490 unit usaha adalah data BPS 2021 untuk industri tekstil Kabupaten Sambas yang dikutip Sari dkk.; kami belum memeriksa tabel BPS aslinya. Data itu tidak khusus songket, apalagi motif Tampuk Manggis. (2) Tabel distribusi binomial adalah hasil perhitungan, bukan data pengamatan. (3) Kami tidak menemukan publikasi ilmiah yang memuat arti, ciri visual, atau proporsi warna motif Tampuk Manggis. Versi halaman sebelumnya menyajikan "hitam 60%, emas 40%" sebagai hasil analisis visual tanpa sumber, dan menyatakan makna kejujuran, kesederhanaan, dan kebijaksanaan tanpa rujukan; keduanya dihapus. Makna "harapan dan cita-cita" dari kumparan adalah konten pengguna, bukan jurnal ilmiah. (4) Pastikan foto songket tampuk manggis sambas.jpg memang memperlihatkan motif tersebut.