📿 Manik Dayak Sintang
Perhiasan manik Dayak Sintang dirangkai dengan warna khas: Hitam, Kuning, Putih, Merah, dan Hijau. Teori Distribusi Peluang Diskrit digunakan untuk memprediksi komposisi butir manik dalam motif tradisional.
Pengrajin merangkai 1.000 butir manik untuk set aksesoris. Distribusi peluang P(X) mengukur proporsi kemunculan tiap warna dalam pola perangkaian motif Dayak.
| Warna (X) | Jumlah (f) | Peluang P(X) | Persentase |
|---|---|---|---|
| Hitam (Dasar) | 380 | 0,38 | 38% |
| Kuning (Motif) | 320 | 0,32 | 32% |
| Putih (Kelok) | 180 | 0,18 | 18% |
| Merah (Aksen) | 80 | 0,08 | 8% |
| Hijau (Tengah) | 40 | 0,04 | 4% |
📍 Dominansi Warna
Hitam (38%) dan Kuning (32%) mendominasi ruang sampel khas Dayak Sintang.
🎲 Ekspektasi E(X)
Prediksi manik kuning dalam 100 ambilan acak adalah 32 butir.
💡 AI Insight
Distribusi Diskrit membantu pengrajin membeli stok manik presisi sesuai rasio motif.