← Beranda

LEVEL 15: ANOVA DUA JALAN

ANALISIS RENDEMEN LEMPOK DURIAN (KULINER × DAERAH)

Lempok Durian Khas Kalbar

🥭 Lempok Durian Kalbar

Pengujian ANOVA Dua Jalan mengukur pengaruh simultan antara Daerah Asal Durian (Sanggau, Pontianak, Sambas) dan Lama Pengadukan (3, 4, 5 Jam) terhadap persentase rendemen akhir lempok.

Uji ANOVA Dua Jalan ($3 \times 3$) digunakan untuk mengetahui apakah asal daerah durian dan durasi pengadukan kawah memengaruhi efisiensi rendemen penyusutan lempok secara signifikan.

F-Daerah (Faktor A)
18,42
Signifikan (p < 0.05)
F-Durasi (Faktor B)
124,15
Sangat Signifikan
F-Interaksi (A × B)
0,85
Tidak Signifikan
📋 Rata-Rata Rendemen Lempok Matang (%)
Daerah \ Durasi 3 Jam 4 Jam 5 Jam
Sanggau 53,0% 47,0% 42,0%
Pontianak 56,0% 49,0% 44,0%
Sambas 51,0% 45,0% 41,0%
📈 Interaction Plot (Plot Interaksi ANOVA)
60% 50% 40% 30% Sanggau Pontianak Sambas
3 Jam
4 Jam
5 Jam

📍 Efek Daerah

Kadar air asli durian Pontianak menghasilkan rendemen tertinggi dibanding Sanggau & Sambas.

⏱️ Efek Durasi

Lama pengadukan kawah merupakan faktor paling dominan menguapkan air adonan ($p < 0.001$).

💡 AI Insight

Garis Sejajar (Tidak Bersilangan) menandakan tidak ada interaksi. Standar durasi berlaku sama di semua daerah.